Jumat, 04 Oktober 2013

Mungkinkah The Conjuring Bawa Pengaruh Buruk?

Di Amerika, yang masyarakatnya beragam dan tak semuanya hidup secara religius, telah banyak beredar rumor yang menyeramkan baru-baru ini. Utamanya terkait penayangan atas film horror terbaru dari James Wan (Saw, Insidious), yang didasari oleh kisah nyata dari era â??70-an.

Dijuduli sebagai The Conjuring, film yang dibintangi Vera Farmiga tersebut telah mulai dipromosikan oleh New Line Cinema sejak beberapa waktu lalu, dan mulai dipertunjukkan secara terbatas pada beberapa kalangan. Rata-rata yang menghadirinya adalah pekerja yang profesional di bidangnya.

Dari undangan terpilih secara individual mau pun komunitas, perwakilan media, para blogger, hingga pemuka agama. Eh, pemuka agama? Begitulah. Seperti yang dicantumkan dalam sebuah banner yang terpampang di lobi jaringan perbioskopan Amerika, mereka mengantisipasi segala hal.

Dikatakan bahwa The Conjuring mungkin akan membawa pengaruh buruk bagi beberapa penonton yang mentalnya tak begitu kuat. Efeknya â??dalam istilah klinisâ?? bisa dirasakan dari sisi psikologikal mau pun emosional. Namun, hal itu mungkin tak bisa seberapa dipastikan secara ilmiah.

Beberapa orang yang menyaksikan screening film horror tersebut di salah satu bioskop ternama di Jakarta pun memberikan kesaksian tersendiri. Ada yang merasakannya secara langsung seusai menonton, seperti bekas telapak tangan yang menempel secara ganjil di kaca belakang mobilnya.

Atau dalam hitungan sehari sejak menontonnya, yang terus-menerus mendengarkan suara orang bersenandung. Banyak yang mengalami kejadian aneh, yang tak bisa lagi dijabarkan dalam istilah klinis. Benarkah The Conjuring membawa pengaruh buruk kepada penontonnya?

Buktikanlah sendiri jika berani. The Conjuring ditayangkan untuk pertunjukan midnight dalam htungan jam ke depan, dan akan segera ditayangkan di Tanah Air mulai tanggal 26 Juli nanti. (HKD)

sumber : pulsk.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar